Bagikan Artikel

KATEGORI ARTIKEL

fanspage lbmnu bojonegoro

ARSIP ARTIKEL

PENGUNJUNG

Diposting Oleh: LBM NU Bojonegoro Jumat, 25 November 2016



Deskripsi Masalah :
Ada sepasang suami istri beragama Katolik, dari perkawinan mereka dikaruniai beberapa anak, ada yang sudah dewasa dan ada yang masih kanak-kanak. Pada suatu hari, sang suami bertemu dengan gadis yang beragama Islam, pertemuan itu berlanjut sehingga keduanya saling mencintai sampai janji untuk menikah, kemudian sang suami masuk islam dan orang tua gadis menikahkannya dengan cara Islam. Adapun istri pertama walaupun terpaksa, menyetujui pernikahan sang suami dengan istri kedua.

Pertanyaan :
a. Bagaimana status perkawinan suami yang pertama berdasarkan syari’at Islam?

Jawaban :
Apabila istri pertama yang beragama katolik tidak mau masuk Islam maka pengadilan agama berhak memutus perkawinan mereka.

Ibarat:

فى الفقه الإسلامى- (ج: 9، ص: 587-588) ما نصه
أثر الإسلام : وإن أسلم الزوج المتزوج مجوسية، عرض عليها الإسلام، فإن أسلمت فهي امرأته، وإن أبت عن الإسلام فرَّق القاضي بينهما، لأن نكاح المجوسية حرام مطلقاً، ولم تكن هذه الفرقة طلاقاً؛ لأن الفرقة بسبب من قبلها، والمرأة ليست بأهل للطلاق. فإن كان الزوج قد دخل بها، فلها المهر المسمى، لتأكده بالدخول، فلا يسقط بعد الفرقة، وإن لم يكن دخل بها، فلا مهر لها؛ لأن الفرقة جاءت من قبلها قبل الدخول بها.
وإذا أسلم زوج الكتابية، فهما على نكاحهما؛ لأنه يصح الزواج بينهما ابتداء من الأصل، فيكون بقاء الزواج بينهما أولى.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Hak Cipta ©LBM NU BOJONEGORO